Selasa, 11 Januari 2022

BAB II ELEMEN-ELEMEN IDE DAN PROGRAM SEDERHANA

BAB II ELEMEN-ELEMEN IDE DAN PROGRAM SEDERHANA


A. Elemen-Elemen Integrated Development Environment (IDE)

Setelah Anda menjalankan program Setup Visual Basic, maka secara otomatis memasukkan item program dalam group program yang sudah ada (mendefinisikan program group dan program item baru untuk Visual Basic pada Windows).

A.1. Memulai IDE Visual Basic

Untuk menjalankan Visual Basic dari Windows :

  1. Klik Start dari Task bar

  2. Pilih Programs, dan klik Visual Basic … Atau klik Start dari Task bar

  3. Pilih Programs. Gunakan Windows Explorer untuk mencari file eksekusinya VBX.EXE (VB32.EXE untuk Visual Basic 4.0 versi 32 bit, VB5.EXE untuk Visual Basic 5.0 dan VB6.EXE untuk Visual Basic 6.0)

  4. Klik dua kali ikon Visual Basic.

Anda juga dapat mendefinisikan shortcut untuk Visual Basic sehingga cukup mengklik dua kali shortcut yang Anda definisikan tersebut.

A.2. Mengenal elemen IDE

Setelah Anda membuka Visual Basic di layar, tampak interface IDE Visual Basic seperti pada gambar II.1. yang merupakan lingkungan pengembangan aplikasi Visual Basic digunakan membuat program-program aplikasi.

Umumnya IDE pada Visual Basic hampir serupa (baik pada Visual Basic 4.0, 5.0, dan 6.0), walau pun pada versi yang lebih tinggi ada penambahan beberapa fasilitas dan perbaikan. Layar Visual Basic terdiri atas beberapa bagian-bagian kecil yang semuanya bersifat :

  1. Floating : dapat digeser-geser di tempatkan ke mana saja. Caranya, klik dan tahan tombol mouse pada judul (Title Bar) elemen tersebut, lalu geserlah ke tempat yang Anda inginkan.

  2. Sizable : dapat diubah-ubah ukurannya sebagaimana Anda mengubah ukuran jendela Windows. Caranya, klik dan tahan tombol mouse ke ukuran yang diinginkan.

  3. Dockable : dapat menempel dengan bagian lain yang berdekatan. Caranya, cukup tempelkan sisi-sisi elemen tersebut dan akan menempel secara otomatis ke tempat yang Anda inginkan.

Pada Visual Basic 4.0 sifat Dockable belum ada, mulai versi Visual Basic 5.0 Microsoft telah menyediakan sifat ini.

Gambar II-1. Interface IDE Visual Basic 6.0

A.2.1. MENU BAR

Menu Visual Basic menampilkan perintah-perintah dengan tugas tertentu yang dapat Anda gunakan saat bekerja di IDE (lihat Gambar II.2.). Secara default, punya pilihan File, Edit, View, Window, dan Help.

Di samping itu, sehubungan dengan pemrograman, terdapat menu yang diakses, misalnya Project, Format, atau Debug. Untuk memilih menu bar caranya sama seperti aplikasi Windows lainnya, sebagai berikut :

  1. Dengan mouse : klik mouse pada menu dan submenu.

  2. Dengan keyboard :

  1. Tekan ALT dan bersamaan itu tekan pula karakter bergaris bawah untuk memilih menu. Misalnya, ALT+F untuk membuka menu File.

  2. Beberapa perintah juga punya shortcut (tombol cepat), seperti misalnya Ctrl+N untuk membuat proyek baru.

Gambar II-2. Menu Bar pada Visual Basic 6.0

A.2.2. CONTEXT MENU

Berisi shortcut suatu saat dapat digunakan. Cara membuka sebuah context menu, klik kanan objek yang akan dibuka shortcutnya.

Gambar II.3. Contoh tampilan Context Menu

A.2.3. TOOLBAR

Toolbar merupakan tombol-tombol yang mewakili suatu perintah tertentu berbentuk simbol dengan tujuan mempercepat pengaksesan perintah. Biasanya tombol-tombol ini merupakan perintah-perintah yang sering digunakan dan terdapat pula pada menu Visual Basic. Misalnya, Edit|Copy dari menu, Anda bisa langsung mengklik tombol toolbar Copy .

Secara default, toolbar jenis Standard yang tampil saat Anda memulai Visual Basic. Anda dapat mengatur tampilan toolbar-toolbar lain dengan cara View|Toolbars.

Gambar II.4. Toobar standar Visual Basic

Toolbar

Nama

Fungsi


Add Project

Menambahkan proyek ke dalam proyek yang sudah ada.


Add Item

Menambahkan komponen atau objek ke dalam jendela Form.


Menu Editor

Menampilkan Menu Editor untuk mengubah tampilan menu.


Open Project

Membuka proyek Visual Basic yang sudah ada.


Save Project Group

Menyimpan proyek Visual Basic


Copy

Meng-copy elemen yang dipilih pada layar.


Paste

Menyalin elemen yang sebelumnya sudah dipotong (Cut) atau disalin (Copy).


Find

Mencari teks tertentu.


Undo

Membatalkan perintah atau tindakan yang terakhir.


Redo

Mengulangi perintah atau tindakan terakhir yang dibatalkan.


Start

Menjalankan proyek yang dibuat pada Visual Basic.


Break

Menghentikan running program untuk sementara.


End

Menghentikan running program.


Project Explorer

Menampilkan jendela Project Expolorer.


Properties Windows

Menampilkan jendela Properties.


Form Layout Windows

Menampilkan jendela Form Layout Window.


Object Browser

Menampilkan jendela Object Browser.


Toolbox

Menampilkan jendela Toolbox.


Data View Window

Menampilkan jendela Data View Window.


Visual Component Manager

Menampilkan jendela Visual Component Manager.

A.2.4. TOOLBOX

Toolbox berupa sebuah kotak piranti (peralatan) yang mengandung semua objek atau kontrol yang dibutuhkan untuk membentuk suatu program aplikasi.Toolbox berisi kontrol, kontrol adalah suatu objek yang akan menjadi interface antara program aplikasi dan user, dan semua itu harus diletakkan di dalam jendela Form dengan cara drag & drop.

Pertama kali menjalankan Visual Basic, maka secara default Toolbox ditampilkan di sebelah kiri dengan objek-objek (tombol kontrol) standar yang selalu muncul setiap kali Anda menjalankan Visual Basic. Selain tombol kontrol standar Anda dapat juga menefinisikan sendiri tombol kotrol yang lain, caranya Project|Components. Bila Anda menggunakan Visual Basic versi Profesional Editon atau Enterprise Edition, ada beberapa objek lain yang bisa ditambahkan yang tidak terdapat pada standar Editon.

Gambar II.5. Toolbox

A.2.5. WINDOW PROJECT EXPLORER


Window ini menampilkan daftar form dan module yang ada dalam project yang aktif, yang merupakan sekumpulan file yang Anda gunakan dalam membangun sebuah aplikasi sehingga mengandung semua file di dalam aplkasi. Setiap aplikasi dalam Visual Basic disebut “Project” (proyek), dan setiap proyek bisa mengandung lebih dari satu file (misalnya: form, modul, class dan sebagainya).

Gambar II.6. Contoh tampilan window Project Explorer

A.2.6. WINDOWS PROPERTI

Window ini merupakan jendela yang mengandung semua informasi mengenai objek yang terdapat pada aplikasi Visual Basic sehingga menampilkan pengaturan properti kontrol atau form yang Anda pilih. Bagian paling atas dari window properti terdapat kotak menunjukkan nama objek yang sedang aktif (Gambar II.7. memperlihatkan objek Form1 yang sedang aktif), sedang propertinya ditampilkan di bagian bawah dari jendela Properti tersebut.

Properti adalah sifat dari semua objek (misalnya: posisi, ukuran, warna, nama dan sebagainya). Anda dapat melakukan pengaturan properti dari Window Properti dengan mengubah parameter-parameter di objek window properti.

Gambar II.7. Window Properti

A.2.7. OBJEK BROWSER

Objek Browser merupakan daftar objek dapat Anda gunakan dalam project Anda untuk menampilkan objek yang ada dalam Visual Basic dan aplikasi lain.

A.2.8. FORM DESIGNER

Form Designer merupakan sebuah window yang Anda gunakan mengatur tampilan aplikasi yang Anda buat. Pada form ini Anda dapat menambahkan kontrol, grafik dan gambar ke dalam form pada posisi yang Anda inginkan. Setiap form memiliki window designer form sendiri-sendiri sesuka yang Anda buat.

Gambar II.8. Lembar form

Keterangan gambar :

Title bar adalah judul dari lembar form, dapat diatur melalui properti Caption

Minimize button adalah tombol untuk mengecilkan jendela form

Maximaze button adalah tombol untuk membesarkan jendela form

Close button adalah tombol untuk menutup (mengakhiri) jendela form

Sedangkan titik-titik pembantu untuk meletakkan objek di atas form adalah Grid.

A.2.9. WINDOW CODE EDITOR


Window ini berupa tampilan jendela editor digunakan melihat, memasukkan dan atau mengedit kode-kode program yang merupakan instruksi-instruksi untuk aplikasi Visual Basic. Setiap objek Visual Basic dapat Anda edit dengan kode-kode program untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Misalnya, menutup aplikasi, membatalkan perintah dan sebagainya.

Gambar II.9. Window Code Editor

Keterangan gambar :

  • List Box kiri atas pada jendela code adalah nama objek yang akan dipasang procedure event.

  • List Box kanan atas pada jendela code adalah event untuk objek yang Anda pilih.

Pada waktu menjalankan Visual Basic, bila window ini tidak ditampilkan di layar, Anda dapat menampilkannya dengan beberapa cara :

  1. Pilih menu View|Code

  2. Klik ganda objek tertentu pada Form Window, atau

  3. Klik kanan pada objek yang diinginkan, lalu pilih View Code.

A.2.10. WINDOW FORM LAYOUT

Window ini berupa jendela yang menggambarkan posisi dari form yang ditampilkan pada layar monitor yang merupakan petunjuk di mana aplikasi Anda akan ditampilkan pada layar monitor saat dijalankan nanti.

Bila ingin memindahkan form ke posisi yang lain pada layar, geser saja gambar form tersebut pada jendela Form Layout Window. Untuk mengatur letak form dengan mengklik tombol mouse kanan pada Form Layout Window. Pada menu yang muncul, Anda dapat menentukan pilihan berikut :

  • Resolution Guides: menampilkan garis panduan resolusi layar.

  • Startup Position: menentukan posisi form saat aplikasi dijalankan.

  • Dockable: membuat Form Layout Window bersifat menempel pada jendela lainnya.

  • Hide: menyembunyikan Form Layout Window.

Anda dapat menampilkan dan menyembunyiikan Form Layout Window dengan memilih menu View|Form Layout Window.

A.2.11. WINDOW IMMEDIATE, LOCAL, DAN WATCH

Window-window tersebut hanya digunakan bla Anda menjalankan aplikasi dengan IDE untuk proses debug aplikasi Visual Basic Anda.

A.3. Memilih mode IDE

Pada Visual Basic 4.0 hanya menyediakan Single Document Interface, sedangkan Visual Basic 5.0 dan 6.0 terdapat dua mode IDE agar Anda dapat bekerja secara fleksibel dengan mengatur kerja interface environment untuk mendapatkan style yang Anda inginkan, yaitu :

  • Single Document Interface (SDI), bila memilih interface ini semua window IDE dapat Anda pindahkan ke mana saja selama dalam aplikasi Visual Basic.

  • Multiple Document Interface (MDI), bila memilih interface ini semua window IDE dimasukkan dalam sebuah window yang dapat Anda ubah ukurannya.

Anda dapat berpindah antar dua mode tersebut dengan cara sebagai berikut :

  1. Dari menu Tools|Tools. Kotak dialog Options muncul di layar.

  2. Pilih tab Advanced.

  3. Tandai atau hilangkan tanda check pada kotak check SDI Development Environment. Mode IDE akan berubah setelah Anda memulai Visual Basic lagi (jadi setelah Anda memilih mode IDE yang Anda inginkan, tutuplah program Visual Basic Anda dan jalankan kembali program Visual Basic Anda).

Selain cara di atas Anda dapat menjalankan Visual Basic dari command line dengan parameter /sdi atau /mdi.

A.3.1. Melepas Window

Di IDE ada beberapa window dapat dilepas atau dihubungkan dengan lainnya atau ke tepi layar, window-window tersebut yaitu : Toolbox, window Form Layout Window Properties, Project Explorer, Color Palette, Immediate, Locals, dan window Watch.

Pada mode MDI window dapat dilepas ke dalam beberapa side. Sedangkan mode SDI window-window tersebut hanya dapat dilepas dengan menu bar. Kemampuan melepas (docking) dapat hidup/matikan dengan menandai check box dalam tab Docking dari kotak dialog Options, dengan memilih menu Tools|Options. Cara melepas/mengunci sebuah window, berikut ini :

  1. Pilih window yang akan Anda lepas atau Anda kunci

  2. Drag window ke lokasi yang Anda inginkan dengan menekan terus tombol mouse. Outline window akan tampak sesuai dengan drag yang Anda lakukan

  3. Lepaskan tombol mouse yang Anda tekan.

B. Program Sederhana

B.1. Membuka File, Jendela Properti, Jendela Code, Menjalankan dan Mengkompile Program

B.1.1. Membuka file proyek (project)

Agar Anda dapat menjalan aplikasi yang telah dibuat yang masih dalam bentuk kode sumber, maka Anda harus membukan melalui file proyek (kumpulan file terorganisasi membentuk sebuah program). Berikut ini langkah-langkah untuk membuka file proyek :

  1. Tekan tombol Ctrl+O. Atau menu File|Open Project

  2. Tampil ComboBox di Look in:, cari drive dan path yang diinginkan, dan klik. Mislanya, D:\Program Files\Microsoft Visual Basic.

  3. Cari file proyek yang diingikan (*.VBP) di ListBox. Misalnya, ...\SAMPLES\PICCLIP\REDTOP.VBP.

  4. Arahkan pointer mouse pada file tersebut dan doblel cilik untuk memuat file proyek dan file-file yang diorganisir file proyek.

Gambar II.10. Open Project

Perhatian : Program aplikasi yang ditulis pada Visual Basic versi yang lebih rendah umumnya dapat dijalankan (kompatibel) dengan Visual Basic versi yang lebih tinggi, atau kalau tidak dapat jalan Anda perlu mengedit sedikit kode program agar aplikasi dapat dijalankan. Tetapi sebaliknya program aplikasi yang ditulis pada Visual Basic versi yang lebih tinggi tidak dapat dijalankan dengan Visual Basic versi yang lebih rendah. Misalnya, project aplikasi buatan Anda ditulis pada versi Visual Basic 4.0 umumnya dapat dijalankan dengan Visual Basic versi 5.0 dan versi 6.0.

Tips : Bila Anda menulis program aplikasi di Visual Basic versi lebih tinggi (misalnya versi 6.0), namun menggunakan perintah-perintah yang kompatibel dengan versi yang lebih rendah (misalnya versi 4.0). Dan kemudian kode sumber yang telah ditulis dikompilasi pada versi yang lebih tinggi dibuka pada Visual Basic versi yang lebih rendah (misalnya versi 4.0), maka Anda tidak dapat tidak dapat memanggil file project (.PRJ) yang telah ditulis. Untuk mengatasi ini, maka bukalah file-file .FRM, .BAS, .CLS dan lain-lain serta rekontruksi kembali file project.

B.1.2. Mengaktifkan jendela properti

  1. Melihat properti dari sebuah objek. Misalnya objek form, maka Anda menempatkan pointer mouse pada objek tersebut dan klik objek itu, lihat apa yang terjadi pada jendela properti.

  2. Biasanya window properti yang biasanya ada disebelah kanan form (bila dalam keadaan default). Bila window properti belum tampak dilayar untuk mengaktifkannya tekan tombol shortcut F4, atau melalui menu View| Properties.

B.1.3. Mengaktifkan jendela code

  1. Melihat kode pada sebuah objek. Misalnya objek form, maka Anda harus menempatkan pointer mouse pada objek tersebut dan dobel-kliklah pada objek tersebut, maka akan ditampilkan kode pada objek yang bersangkutan (bila menggunakan shortcut, maka tekan F7).

  2. Atau bila ingin melihat code melalui window proyek yang biasanya ada disebelah kanan form (bila dalam keadaan default), kemudian diikuti klik kotak command View Code. Bila window proyek belum tampak, untuk mengaktifkannya tekan shortcut Ctrl+R untuk menampakkan jendela proyek (atau juga melalui menu View|Code).

B.1.4. Meloncat ke objek lain (dari kode)

  1. Pada jendela kode, tempatkan pointer mouse pada ComboBox Object : , klik kotak tersebut akan menampilkan sejumlah daftar kode dari objek lain.

  2. Pilih objek yang Anda inginkan (misalnya, Command1), dan klik maka segera menampilkan kode dari objek lain.

Gambar II.11. ComboBox “Object “ untuk pindah ke objek lain

B.1.5. Meloncat ke event lain (dari kode)

  1. Pada jendela kode, tempatkan pointer mouse pada ComboBox Proc : (Procedure), klik kotak tersebut akan menampilkan sejumlah daftar kode dari event lain.

  2. Pilih event yang Anda inginkan, dan klik maka segera menampilkan kode dari event lain.

Gambar II.12. ComboBox “Procedure” untuk memilih event lain

B.1.6. Melihat dan mengedit kode secara multi-objek serta multi-event

Perlu cara lain yang lebih efisien untuk mengedit kode program. Ikut langkah-langkah berikut :

  1. Dari menu Tools|Options, maka akan tampak TabStrip.

  2. Klik Tabulasi Editor .

  3. Pada Visual Basic 4.0 tandai dengan mengklik isi CheckBox Full Module View dengan memberi tanda  (Check). Dan Visual Basic 5.0 dan 6.0 di frame Window Settings tandai  pada Default to Full Module View.

  4. Tekan tombol Command OK.

  5. Kembali ke jendela kode, lihatlah apa yang terjadi ?.

B.1.7. Melihat kembali bentuk tampilan form secara visual

Bila Anda berada di jendela kode, dan ingin kembali ke form yang ditampilkan secara visual, dan agar Anda dapat mengatur bentuk-bentuk tampilan. Ikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Bila ingin melihat tampilan visual objek (form) melalui window proyek yang biasanya ada disebelah kanan form (bila dalam keadaan default), kemudian diikuti klik kotak command View Form. Bila window proyek belum tampak, untuk mengaktifkannya tekan shortcut Ctrl+R untuk menampakkan jendela proyek.

  2. Atau langsung menampakkan tampilan visual objek (form) dengan shortcut Shift+F7, atau melalui menu View|Form.

B.1.8. Menjalankan dan menghentikan program

Bila kode sumber telah bebas dari kesalahan ketik, maka program dapat berjalan seperti yang diharapkan. Pastikan bahwa program tersebut telah bebas dari kesalahan, berikut ini langkah-langkah menjalankan program yang disimpan di memori :

  1. Cobalah buka program yang telah bebas dari kesalahan. Misalnya, aplikasi seperti REDTOP.VBP pada point B.1.1.

  2. Tekan tombol shortcut F5. Atau menu Run|Start.

  3. Atau bila Anda ingin menjalankan program langkah demi langkah dalam sekali waktu dengan Step Into, tombol shortcut F8 (menu Run|Step Into untuk Visual Basic 4.0. Sedangkan Visual Basic 5.0 dan 6.0 menu Debug|Step Into).

  4. Atau juga bila ingin menjalankan program langkah demi langkah dengan melewatkan prosedur lain secara Step Over, tombol Shift+F8 (menu Run|Step Over untuk Visual Basic 4.0. Sedangkan Visual Basic 5.0 dan 6.0 menu Debug|Step Over).

  5. Perhatikan bagaimana program berjalan?.

  6. Untuk menghentikan program yang telah berjalan dari menu Run|End.

Namun bila program terdapat kesalahan (bug) lingkungan Visual Basic memberikan pesan dan peringatan.

B.1.9. Mengkompile program

Bila kode sumber bebas dari kesalahan ketik, tentu aplikasi tersebut dapat berjalan mulus sewaktu Anda mengkompilasikannya. Berikut ini langkah-langkah kompilasi kode sumber ke kode mesin :

  1. Cobalah buka program yang telah bebas dari kesalahan. Misalnya, program REDTOP.VBP seperti pada point B.1.1.

  2. Tekan tombol shurcut Ctrl+F5. Atau menu Run|Start With Full Compile.

  3. Atau dapat juga dari menu :

  1. File|Make EXE File… untuk Visual Basic 4.0

  2. File|Make … untuk Visual Basic 5.0 dan 6.0.

B.2. Program Sederhana

Untuk membuat program sederhana perlu mengetahui cara membuat berkas (file) aplikasi baru, dan membuat proyek.

B.2.1. Membuat berkas aplikasi baru

Secara default ketika Anda membuka program Visual Basic, maka Visual Basic langsung menyiapkan form kosong yang siap Anda gunakan untuk membuat aplikasi.

Tetapi bila Anda telah membuat suatu aplikasi atau membuka berkas aplikasi lain, kemudian Anda ingin membuat aplikasi (baru). Berikut untuk membuat berkas aplikasi baru :

  1. Dari menu File|New Project, atau tekan tombol Ctrl+N untuk menyiapkan proyek baru.

  2. Pada Visual Basic versi 5.0 ke atas kotak dialog New Project akan muncul, di mana Anda dapat memilih jenis dari aplikasi yang ingin Anda buat.

Gambar II.13. Kotak dialog New Project

Ada beberapa pilihan pada kotak dialog New Project, berikut ini :

  1. Standard EXE: membuat aplikasi Visual Basic standar

  2. ActiveX EXE: membuat aplikasi ActiveX

  3. ActiveX DLL: membuat library ActiveX

  4. ActiveX Control: membuat kontrol ActiveX

  5. VB application Wizard: membuat aplikasi dengan bantuan Wizard

  6. VB Wizard Manager: Pusat pengelolaan Wizard Visual Basic.

  7. IIS Application: membuat aplikasi IIS (Internet Information Server)

  8. DHTML Application: membuat aplikasi DHTML (Dynamic Hypertext Mark-up Language) untuk Internet.

  1. Klik tombol OK untuk membuat aplikasi baru.

B.2.2. Membuat proyek

  1. Saat Anda membuat aplikasi program baru, Anda dapat menyimpan form (dengan ekstensi file .FRM untuk tiap form) dengan menekan shortcut Ctrl+A, atau dari menu File|Save File As…

  2. Kemudian akan muncul kotak Save File As, ketik nama baru di field File name (misalnya Form1 ubah dengan nama PrgGaji), dan tekan tombol “Save”. File form ini mempunyai ekstensi file .FRM untuk masing-masing form.

Gambar II.14. Kotak File Name As untuk memberi nama baru

  1. Kemudian Anda bekerja pada form tersebut, maka Anda cukup menyimpannya dengan menu File|Save File. Atau melalu shortcut Ctrl +S.

  2. Setelah Anda selesai atau sedang membuat program aplikasi dan ingin menamai proyek Anda dari menu File|Save Project As… dengan ekstensi file .VBP untuk tiap proyek.

  3. Kemudian akan muncul kotak Save Project As (seperti pada gambar II.15), ketik nama baru di field File name (misalnya Project1 ubah dengan nama PrgGaji), dan tekan tombol Command Button “Save”. File proyek memiliki ekstensi file .VBP untuk tiap proyek yang dibuat.

  4. Untuk selanjutnya bila Anda ingin menyimpannya lagi pada waktu mengedit program aplikasi atau akan keluar dari program aplikasi, dari menu File|Save Project.

Gambar II.15. Save Project As… menyimpan file proyek danmemberi nama baru

B.2.3. Program yang sangat sederhana

Program yang sangat sederhana yang terdiri atas sebuah form kosong dan tidak ada satu pun pernyataan pada jendela kode (pernyataan kosong). Untuk membuat program yang sangat sederhana ini, cobalah dengan membuat proyek baru dengan perintah seperti point B.2.1. dan langsung Anda kompilasikan.

B.2.4. Keluar dari Visual Basic

Ada beberapa cara untuk keluar dari IDE Visual Basic, yaitu :

  1. Dari menu File|Exit

  2. Tekan tombol Alt+Q

  3. Tekan tombol Alt+F4

  4. Mengklik tombol Close  yang terdapat di pojok kanan atas jendela Visual Basic.

BAB VII PENDEKLARASIAN

  BAB VII  PENDEKLARASIAN         Deklarasi merupakan bentuk penulisan pernyataan yang akan dipakai dengan menyebutkan tipe data yang dipaka...